"Banyak diantara kita yang merasakan kesulitan mencari nafkah, yang mungkin selama ini menjadi nelayan tangkapan kurang yang beli, karena memang situasinya begitu. Ini semua demi menjaga kita semua agar kita jangan sampai terpapar," ungkapnya.

Bantuan terhadap nelayan ini, lanjut wali kota, sudah pernah dilakukan pada tahun 2020 di awal pandemi terjadi.

Wali kota juga meminta camat dan lurah untuk membantu warga yang belum menerima bantuan, agar bisa mendaftarkan diri baik nelayan, pelaku UKM, maupun karyawan yang di PHK.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Kendari Imran Ismail menjelaskan, penyerahan bantuan ini merupakan tahap awal yang dilakukan Dinas Perikanan Kota Kendari terhadap nelayan yang terdampak COVID-19.

"Bantuan sosial berupa uang tunai ini ditransfer langsung ke rekening penerima yang telah di SK kan oleh Bapak Wali Kota Kendari di enam kecamatan dan 33 kelurahan," katanya.