Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengaku, surat rekomendasi dikeluarkan setelah melihat perkembangan kasus COVID-19 di kota Kendari yang jumlahnya terus menurun, serta mempertimbangkan siswa yang belajar daring sudah hampir dua tahun.
"Rencana pada tanggal 6, hari Senin, kita sudah mengizinkan beberapa sekolah untuk mulai melakukan belajar tatap muka, tentu sekali lagi protokol kesehatan yang ketat," katanya, Jumat (3/9/2021).
Sebelum memulai pelaksanaan belajar tatap muka, terlebih dahulu dilakukan simulasi untuk mencegah terjadinya penularan.
Meskipun pelaksanaannya masih terbatas, namun wali kota melihat hampir semua sekolah berupaya melakukannya dengan cara melengkapi semua persyaratan yang ditentukan.
Pasangan Siska Karina Imran ini berharap, proses belajar tatap muka terbatas ini bisa mengobati kerinduan siswa untuk melakukan belajar di sekolah.
