Baca Juga: Abdurrahman Shaleh Tegaskan Tak Ada Anggaran Rp 400 Miliar Bangun Kantor Baru Gubernur
"Tidak ada waktu lagi kita untuk kontroversi habiskan energi, karena energi kita terbatas. Situasi saat ini membutuhkan persatuan dan kesatuan jadi harus kompak," ucapnya baru-baru ini.
Politikus PKS itu akan maju kembali di Pilkada Kota Kendari 2024.
Pengamat politik Sulawesi Tenggara, M Najib Husain mengatakan, potensi Sulkarnain di Pilkada 2024 sangat ditentukan oleh kebijakannya saat menjabat Wali Kota Kendari.
"Yang paling menentukan apakah kebijakan-kebijakannya adalah kebijakan populis yang memungkinkan untuk dia tarung kembali," ucapnya.
