KENDARI, TELISIK.ID - Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, terang-terangan memberi usulan kepada BKKBN Pusat untuk memberikan imbalan kepada daerah yang bisa menurunkan angka prevalensi stunting secara signifikan.
Hal itu ia sampaikan kepada Deputi Bidang Latbang BKKBN Pusat, Prof Muhammad Rizal Martua Damanik, saat konferensi pers kegiatan Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI), Jumat (25/3/2022).
"Ini usulan dari kami singkat, kalau boleh ada insentif, anggaran buat daerah yang sukses menangani kasus ini," cetusnya.
Menurutnya, agar penurunan angka stunting lebih cepat lagi, diperlukan atensi dan komitmen daerah agar masalah tersebut menjadi perhatian yang serius.
Berdasarkan pengalaman, sambung dia, begitu pemerintah pusat menjanjikan insentif, maka semua daerah akan berlomba meraih predikat terbaik.
