"Kita tau statistik yang ada di Kota Kendari tingkat perceraian tinggi dikarenakan permasalahan ekonomi ternyata, oleh karena itu kita harus menjadi bagian solusi bagaiman supaya perceraian ini berkurang dengan peran serta kita, karena perceraian bukan solusi," katanya.

Jika perempuan berdaya dan mandiri secara ekonomi, maka bisa membantu perekonomian keluarga ketika suaminya sedang dalam masalah ekonomi. Dengan demikian keluarga bisa terjaga.

Dengan melibatkan para psikolog dan berbagai pihak kompeten yang terlibat dalam Forum Puspa, Mawar Ruselia yakin, bisa membantu menangani sejumlah persoalan anak dan perempuan.

Baca Juga: Salurkan DAK Fisik Tercepat, Pemkot Kendari Diganjar Penghargaan dari Dirjen Perbendaharaan

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kendari, Sitti Ganef menjelaskan, Forum Puspa periode 2022-2027 melibatkan banyak unsur mulai dari ASN, pengusaha, aktivis perempuan, media serta psikolog sangat membantu peran pemerintah Kota Kendari dalam menciptakan perempuan dan anak yang kuat dan berdaya.