Menurut Yusran, idealnya untuk kota kecil-menengah seharusnya berada di angka 7 persen hingga 8 persen.
“Kondisi ini menunjukkan bahwa masih ada potensi peningkatan PAD jika pengelolaannya lebih dioptimalkan,” tambahnya.
Kesenjangan ekonomi di masyarakat juga masih tajam, yang tercermin dari indeks gini Kota Baubau yang berada di kisaran 0,365 hingga 0,371.
Meskipun inflasi masih terkendali di angka 2,48 persen, Yusran menegaskan bahwa kesenjangan pendapatan perlu mendapat perhatian serius.
Sebagai upaya mengatasi persoalan-persoalan tersebut dan membangun Kota Baubau yang lebih maju dan sejahtera, Yusran memperkenalkan visi pembangunan daerah yang dirangkum dalam lima pilar utama.
