Penolakan juga disampaikan Bassi. Orang tua siswa tersebut, tidak lagi menerima kehadiran Suarni sebagai Kepsek di SDN 4 Ngapa. Hal tersebut dikarenakan, eks Kepsek SDN 4 Ngapa ini pernah menyakiti anaknya.

"Pada masa kepemimpinannya anak saya pernah mengalami kekerasan (fisik). Karena itu, hari ini kami minta Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara tidak mengembalikan Suarni jadi Kepala Sekolah," pintanya.

Penolakan terhadap Suarni tidak hanya datang dari orang tua murid, namun juga para guru SDN 4 Ngapa karena dinilai otoriter dalam menjalankan tugasnya sebagai Kepsek.

Baca Juga: Demokrat Muna Pasang Badan Dukung Kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah

Para guru juga telah menandatangani petisi yang berisi penolakan terhadap Suarni dan mengharapkan Hj. Salmiati tetap menjabat sebagai Kepsek.