“Alhamdulillah, suami mendampingi dengan baik dan sabar,” ungkapnya.

Perjalanan setelah menjadi mualaf juga membawa perubahan dalam keseharian Suwinda. Ia mulai menjalani kehidupan dengan menyesuaikan diri terhadap ajaran Islam yang dipelajarinya.

Namun, proses tersebut tidak sepenuhnya berjalan tanpa tantangan. Pada awal menjadi mualaf, Suwinda mengaku sempat dijauhi oleh sejumlah orang di lingkungan sekitarnya.

“Tantangannya, awalnya dijauhi orang-orang sekitar, tapi berjalannya waktu, mereka bisa menerima kembali,” ujarnya.

Seiring waktu, hubungan Suwinda dengan lingkungan sekitar kembali membaik. Penerimaan tersebut menjadi bagian dari proses adaptasi yang ia jalani setelah memutuskan berpindah keyakinan.