Meski begitu, hanya sang suami dan adiknya yang selalu ada di sampingnya dan tak pernah menginjak harga dirinya setelah ia memutuskan mualaf.
Baca Juga: Kisah Mualaf Abanda Herman Usai Lihat Orang Salat
Tujuan hidupnya sederhana sekarang, ingin membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah dengan sang suami.
Dilansir dari Liputan6.com, dalam syariat, orang yang baru masuk Islam disebut mualaf. Mualaf berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti sosok yang dilembutkan hatinya. Saat akan berpindah keyakinan, seseorang biasanya mengalami gejolak batin. Allah SWT kemudian melembutkan dan meluluhkan hatinya untuk memeluk Islam.
Dalam syariat, mualaf adalah orang-orang yang diikat hatinya untuk mencondongkan mereka pada Islam, atau untuk mengokohkan mereka pada Islam, atau untuk menghilangkan bahaya mereka dari kaum Muslimin, atau untuk menolong mereka atas musuh mereka, dan yang semisal itu. (Al Mausu’ah Al Fiqhiyyah, 36/12; Yusuf Qaradawi, Fiqh Az Zakah, 2/57). (A)
