Jika kadarnya meningkat secara signifikan, maka akan memicu berbagai perubahan fisik, seperti tumbuhnya kumis, suara menjadi lebih dalam, dan massa otot yang bertambah.
Melansir Halodoc, Jumat (23/5/2025), menurut sejumlah penelitian, termasuk yang dipublikasikan dalam Journal of Sex & Marital Therapy, wanita dengan hirsutisme memang menunjukkan peningkatan hasrat seksual.
Namun, peningkatan tersebut dapat berubah setelah menjalani terapi medis yang tepat selama jangka waktu tertentu.
Terapi yang dijalankan secara rutin dapat menstabilkan hormon androgen dan mengurangi gejala hirsutisme. Seiring dengan penurunan gejala fisik, tingkat dorongan seksual juga dapat menurun.
Selain itu, terapi ini dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri penderita hirsutisme, yang sebelumnya menurun akibat perubahan penampilan fisik.
