Setelah beberapa tahun, ia memutuskan untuk mualaf dan masih menyembunyikan dari keluarganya yang ada di Kendari.

Ia mendapat banyak dukungan dan bantuan dari kerabat, teman dekat serta tetangganya yang ada di rantauannya untuk belajar nilai-nilai Islam.

Setelah resmi menjadi seorang muslimah, Nur Hikmah pulang dan meminta restu namun sempat ditolak bahkan diusir. Ia tetap berusaha meyakinkan keluarga besarnya.

“Ayah saya sempat mengancam, kalau memang sudah berpindah agama dan nekat menikahi pria itu, silahkan urus sendiri kehidupanmu,” jelasnya.

Baca Juga: Pendeta Ini Mualaf Usai Temukan Kebenaran dalam Islam