Ia juga mengungkap cerita yang didengarnya dari teman mengenai tempat kerja yang menerapkan ikatan kontrak ketat. Dalam beberapa kasus yang diceritakannya, pekerja disebut menghadapi ancaman atau tuntutan ganti rugi apabila memutuskan berhenti sebelum masa kontrak berakhir.

Namun, Amel menegaskan bahwa kondisi setiap tempat kerja tidak selalu sama. Ia tidak menyatakan bahwa seluruh tempat hiburan malam menerapkan aturan seperti yang diceritakannya.

Di akhir wawancara, Amel menyampaikan pesan agar orang lain tidak mengikuti jalan hidup yang pernah dijalaninya. Ia menyarankan penonton untuk mencari pekerjaan yang memberikan penghasilan secara halal dan tidak menimbulkan tekanan serupa.

“Lebih baik kalian cari kerja yang halal, yang berkah,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa meninggalkan lingkungan hiburan malam dapat menjadi tantangan bagi sebagian pekerja, terutama ketika sudah terbiasa dengan penghasilan tinggi atau menghadapi ikatan kerja tertentu.