"Saya mendapat telepon itu dari John Lilly. John menelepon saya sendiri untuk memberi tahu saya. Dia bilang Peter bunuh diri," kata Margaret kepada The Guardian.

Dokter hewan lab, Andy Williamson, menghubungkan kematian lumba-lumba dengan patah hati, dengan menyatakan: "Margaret dapat merasionalisasikannya, tetapi ketika dia pergi, bisakah Peter? Inilah cinta dalam hidupnya yang hilang," jelasnya.

Baca Juga: 2 Tahun COVID-19, Bill Gates Tulis Buku Cegah Pandemi untuk Dunia

Ric O'Barry, dari organisasi hak-hak binatang The Dolphin Project, juga mendukung deskripsi kematian Peter sebagai "bunuh diri", menambahkan:

"Lumba-lumba tidak otomatis bernapas seperti kita. Setiap napas adalah upaya sadar," tuturnya.