"Saya terus-menerus harus membuktikan diri saya sebagai perempuan. Saya harus menghadapi komentar negatif, lebih dari apa yang didapat anak laki-laki. Berada dalam olahraga yang didominasi laki-laki, dan lingkungan yang negatif hampir sepanjang waktu, sayangnya saya sampai pada tahap di mana saya kehilangan gairah,'' tuturnya.
Baca Juga: Putra Mahkota Ini Dapat Warisan Ayahnya Tiduri Ratusan Wanita Cantik, Punya Anak Sampai 500 Orang
Rasa lelah mental membuatnya tertekan sepanjang hari yang membuat performanya tidak berkembang di lintasan balap.
"Dan saya ingin keluar. Kondisi mental saya depresi, sedih dan benci di mana saya berada," katanya.
Frustrasi bekerja di lingkungan laki-laki dan tuntutan finansial, wanita seksi Brisbane itu berhenti balapan, yang dia sebut: "Keputusan terbaik yang saya buat." (C)
