Ramadan tiba, para sahabat Muslim Maya pun berpuasa. Pada suatu ketika, teman-teman Maya hendak buka puasa bersama. Dalam acara buka puasa bersama ini, ada suatu momen yang akhirnya membuat Maya penasaran dengan Islam.
Maya terkesan ketika sahabat Muslimnya menawarkan spring roll (sejenis lumpia) kepada dirinya yang bahkan tidak berpuasa. Maya lalu dibuat semakin penasaran karena kebaikan para sahabatnya ini. Dia mulai bertanya apa itu Islam dan mengapa teman-temannya begitu baik padanya.
Berawal dari momen tersebut, Maya akhirnya mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait Islam. Para sahabat Maya pun menjawab bukan berdasarkan opini mereka melainkan merujuk pada Al-Qur'an, hadis, sunah Nabi, maupun dalil. Jika mereka tidak tahu jawabannya, mereka akan jujur kepada Maya dan berusaha mencari tahu.
Ia pelan-pelan mengurangi kebiasaan pergi ke klub malam, pakaian yang Maya kenakan juga mulai sopan. Dia bahkan membuang separuh isi lemarinya. Namun Maya masih bimbang karena memeluk islam adalah komitmen seumur hidup.
Baca Juga: Wanita Chindo Asal Kendari Ini Dapat Hidayah Mualaf saat Merantau
