WASHINGTON, TELISIK.ID - Seorang wanita kelahiran Amerika Serikat (AS) berusia 43 tahun, yang tidak disebutkan namanya menjadi mualaf, setelah sebelumnya ia mencari kesalahan Al-Qur'an.
Wanita mualaf ini menceritakan kisahnya sebelum masuk Islam ke laman About Islam. Awalnya, dia mengaku telah menjadi orang yang begitu sentimen terhadap Islam.
"Saya adalah salah satu (orang yang) Islamofobia terbesar di planet ini. Mengapa? Nah, saya lahir dan besar di Amerika. Ketika 9/11 terjadi, saya berusia 23 tahun dan saya belum pernah mendengar tentang Islam atau bahkan kata Muslim," kata dia dilansir Republik.co.id mengutip dari laman About Islam pada Ahad (14/3/2021).
Mualaf asal Amerika Serikat ini mengaku ketakutan dengan peristiwa tersebut dan akhirnya memilih untuk menjadi seorang Kristen. Dia juga mengajak anak-anaknya, yang berusia masing-masing tiga dan enam tahun untuk ikut dalam pilihannya.
Di samping itu, dia juga mendukung dengan lantang perang dengan Irak. Padahal, dia bahkan tidak mengetahui di mana letak Timur Tengah, yang Ia tahu, itu bisa terjadi di Jerman.
