"Rupanya, pulang dari mengantar itu. Adik saya menelepon katanya terjebak di lift. Tapi kami bertanya kepada pihak petugas keamanan bandara, mereka mengaku tidak tahu dan mengecek CCTV ada masuk ke dalam lift. Tapi saat diminta untuk diputar ulang, pihak manajemen tidak mau membukanya. Karena prosesnya sangat rumit. Sehingga malam itu tidak diperiksa rekaman CCTV yang ada di lift itu," katanya.
Akan tetapi, setalah korban ditemukan tewas membusuk. Barulah pihak manajemen membuka rekaman CCTV dan terlihat korban terjatuh ke bawah lift.
"Itu yang kami sesalkan. Untuk itu, kami minta polisi membuka kasus ini. Dugaan kelalaian kami rasa terjadi dan menimpa adik saya," terangnya.
Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Deli Serdang, Kompol I Kadek H Cahyadi mengatakan akan memeriksa pihak keluarga korban.
"Kami sudah berkomunikasi dengan pihak keluarga korban. Besok (Selasa) jadwalnya untuk diambil keterangannya. koordinasikan kemarin dan akan kami minta keterangan," ucapnya.
