
Menindaklanjuti arahan tersebut, Gubernur Sultra ASR memastikan bahwa Pemprov Sultra terus memperkuat tata kelola penurunan stunting melalui koordinasi lintas sektor, penguatan pemerintah kabupaten/kota, serta pemberdayaan Posyandu dan PKK hingga tingkat desa.
Baca Juga: Mahasiswa Ditantang jadi Pebisnis, BKPRMI Sulawesi Tenggara Turun ke Kampus Bawa Program UMKM-LPEKIN
Gubernur menekankan pentingnya memastikan setiap program penurunan stunting di Sultra berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan selaras dengan kebijakan nasional.
Keikutsertaan Gubernur dalam Rakornas ini menjadi bagian dari komitmen Sultra untuk mempercepat penurunan prevalensi stunting dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di seluruh wilayah provinsi. (Adv)
