Hal ini pun menjadi batu sandungan tersendiri bagi pemerintahan Presiden Zimbabwe yakni Emmerson Mnangagwa.

Olehnya itu, dengan kasus rentetan skandal seksnya, membuat Wapres Mohadi dituntut mundur dari kursinya.

"Perilaku predatornya sama dengan pelecehan seksual, menggunakan kantor publik dari uang pembayar pajak. Ini jelas tidak konsisten dengan jabatannya," kata pengamat setempat.

Hingga saat ini, belum ada komentar resmi dari sang Wapres. Presiden Mnangagwa juga belum memberi respons ke media setempat. (C)

Reporter: Ahmad Sadar