Pelaku ketika diinterogasi petugas kepolisian meminta maaf karena mengancam Bobby Nasution yang notabenenya Wali Kota Medan, dan menantu Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Baca Juga: H-6 Lebaran, Cakupan Vaksinasi Dosis Tiga di Manggarai NTT Masih Rendah

"Saya tidak bermaksud mengancam Bapak Bobby. Saya kira Bobby yang disebut petugas parkir adalah ketua mereka atau ketua preman. Makanya saya gak mau kalah, saya minta maaf atas perbuatan saya," ungkap RP

Dia juga meminta maaf kepada petugas parkir itu. Namun, dia berkeyakinan bahwa dia melakukan itu karena ketidak tahuannya karena aturan yang berlaku di Kota Medan.

"Jadi, awalnya petugas parkir itu minta uang parkir, lalu saya kasih Rp 5 ribu. Setelah itu, petugas itu minta kartu E-Toll, saya tidak kasih. Lalu dia sebut nama Bobby dan saya tidak tahu kalau Bobby yang disebutkannya Bapak Wali Kota Medan. Kepada petugas parkir, saya mohon maaf juga," ungkapnya.