"Membawa eksekutif perusahaan dan keluarganya masuk dan keluar China menjadi sangat sulit sejak pandemi dimulai," tambah Gibbs.
Baca Juga: Di Balik Hilangnya Kim Jong Un, Ternyata Korea Utara Bangun Kekuatan Militer Besar
Baca Juga: WHO Ingatkan COVID-19 Tidak Pernah Berakhir Kalau...
Kamar dagang itu mencatat saat ini 70 persen perusahaan AS di China mengaku kesulitan dalam mencari pekerja-pekerja baru akibat aturan lockdown.
Dilansir Cnbcindonesia, beberapa konsultan bisnis China pun membenarkan hal ini. Mereka memprediksi bahwa pelonggaran masuk untuk ekspatriat tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat.
