“Serta kami akan mendaftarkan data Anda untuk blacklist di semua pinjaman. Tolong segera direspons dan konfirmasi pembayaran Anda,” bunyi pesan tersebut.
Ishaq menduga nomor kontak yang tersimpan di ponselnya telah disalin oleh pihak yang menghubunginya. Ia khawatir informasi tersebut digunakan untuk menghubungi keluarga maupun orang-orang terdekatnya.
“Karena mereka paksa terus, masa biar tidak ada dana saya dipaksa kasih kembali. Jadi saya mau kembalikan pakai apa kalau tidak ada dana itu? Karena sering ditelepon terus, saya blokir nomor-nomor itu,” jelasnya.
Atas kejadian tersebut, Ishaq mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat menerima panggilan atau pesan dari nomor yang tidak dikenal, terutama jika berkaitan dengan donasi, transfer uang, maupun permintaan pengembalian dana.
“Apabila ada yang DM atau menelepon dengan nomor yang tidak dikenal, jangan direspons,” imbau Ishaq.
