"Kita sangat mendukung, karena akan banyak masyarakat yang mencintai mangrove," kata Bachrun, di sela-sela meninjau lahan konservasi mangrove milik PT MPS, Jumat (8/8/2025).
Dengan dibangunnya wisata mangrove itu, selain menjaga kelestariaannya, menurut Bachrun, juga akan menjadi laboratorium alam. Lokasi ini pun akan menjadi pusat rekreasi baru dan kawasan olahraga.
"Untuk perizinan, kami dari Pemkab siap membantu," tegas Bachrun.
Terobosan baru yang dibuat oleh warga binaan Rutan Kelas IIB Raha mendapat apresiasi dari anggota Yayasan Hutan Biru (Blue Forests), Anastalia.
Ia mengatakan, pihaknya sangat mendukung pengelolaan lingkungan untuk ekowisata, baik berbasis komunitas atau pemberdayaan masyarakat.
