"Dan itulah bedanya dengan kita hari ini. Bangunan tidak diperlukan untuk bertahan lama supaya pembangunan lancar terus. Pada hal disana ada yang namanya KONSULTAN PERENCANA & KONSULTAN PENGAWAS," tambahnya.
Ketua Partai PPP Busel itu menutup komentarnya dengan kalimat mosi tidak percaya. Menurutnya, kata kejujuran dan integritas hanya pemanis belaka.
Perlu diketahui, proyek tersebut dikerjakan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 sebesar Rp.1,4 Miliar. Hanya saja, pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh CV Tolima itu di tahun 2020.
Baca Juga: 5 Cara Atasi Konflik Agar Terhindar dari Perselisihan dan Kekerasan
Tak hanya di Kelurahan Masiri, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kelurahan Majapahit dan Desa Gerak Makmur. Namun, kedua pekerjaan lainnya berdiri kokoh seperti dalam perencanaan.
