“Pemeriksaan awal oleh dokter menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal karena gagal pernapasan akibat tenggelam,” ungkap Kasi Humas Polres Baubau, AKP Abdul Rahmad.
Istri korban, Arianti, mengungkapkan bahwa suaminya memiliki riwayat stroke ringan sejak dua tahun lalu dan rutin melakukan terapi mandi air laut di Pantai Lakeba untuk menjaga kesehatannya.
Baca Juga: Gelar FGD, Pemkab Bombana Rancang Kebijakan Kelapa Sawit Berkelanjutan
“Setiap pagi saya mengantar suami ke pantai, lalu pulang untuk membuka kios. Biasanya dia pulang sendiri dengan menumpang kendaraan karyawan pabrik plastik,” katanya.
Keluarga korban, Muzlimin Keo, membenarkan bahwa Mustafa bin La Sampe bekerja sebagai wiraswasta dengan berjualan mainan anak-anak di sekitar Jembatan Batu. Keluarga telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukannya autopsi terhadap jenazah.
