"Assalamu a'laikum, mau sedikit cerita, minggu lalu saya dan adik saya mengurus KTP di capil raha dan katanya operatornya lagi ada kerusakan pada mesin nya sehingga saya harus menunggu sampai hari ini, dan tadi sy coba hubungi kembali pengurus dsana malah dimintai uang 200 per kepala jadi saya dan adik saya terpaksa membayar 400 hanya untuk buat KTP, semiris inikah kota raha dalam urus mengurus?" kicaunya.
Keluhan-keluhan dari warga ini mendapat respons dari Kepala Disdukcapil Muna, Andi April.
Melalui keterangan tertulis, Andi April menyampaikan salam hormat dan terima kasih kepada warga karena telah mengungkap kinerja Disdukcapil Muna ke publik untuk perbaikan.
“Permasalah yang viral di medsos akan menjadi bahan evaluasi sehingga keluhan urusan masyarakat yang terhambat akibat ulah oknum staf PNS maupun honorer yang tidak bertanggung jawab tidak terulang lagi,” ujar mantan Camat Kontunaga ini.
Baca Juga: Pemkab Muna Bisa Gelar Pasar Murah di Tengah Efisiensi Anggaran
