Kata Majid, pihaknya telah memberikan masukan kepada Dinas PUPR Kabupaten Bombana tentang peluang sumber air bersih dari Sungai Lakambula.
Baca Juga: Jaksa Bakal Evaluasi 8 Persen Dana Desa di Muna Jika Vaksinasi Tidak Capai Target
"Tangkeno adalah tempat yang sering didatangi banyak tamu, jadi air harus selalu ada. Sementara stok air sering komea (Bahasa Kabaena yang bermakna kering atau surut). Olehnya itu kami berikan ide kepada PUPR bagaimana kalau sumber airnya diambil dari Sungai Lakambula yang hanya berjarak 7-8 kilometer," tuturnya.
Hal yang sama juga dikeluhkan Safwan salah satu warga Desa Tangkeno. Kata Safwan, mestinya infastruktur seperti ketersediaan air bersih ini menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Bombana karena diketahui, Desa Tangkeno adalah destinasi wisata yang setiap tahunnya digelar kegiatan festival yang mendatangkan tamu dari luar Kabaena.
Baca Juga: Rawan PMI Bawa Varian Baru COVID-19 Saat Nataru, Jatim Pelototi Jalur Pintu Masuk
