"Saya secara pribadi gak menuntut banyak, gak ada, saya sudah ikhlas dengan kepergian adik saya. Mungkin sudah takdir jalan Allah, meski sangat menyayangkan setelah divaksin roboh dia Bang, gak tau apa apa," terangnya.

Anak korban bernama Ari menambahkan bahwa ibunya tergeletak di kursi setelah divaksin oleh tim medis.

"Kejadian itu Jumat 14 Januari 2022. Saat itu saya menemani ibu untuk mengambil bantuan di kantor camat. Namun, karena ibu belum vaksin, jadi tidak boleh mengambil bantuan. Makanya ibu akhirnya divaksin," ungkapnya.

Di saat itu, Ari tidak boleh masuk ke dalam kantor camat karena tidak memakai masker. Dia pun memutuskan menunggu ibunya di luar kantor camat.

"Ibu masuk ke kantor camat jam 11:30 WIB. Lalu jam 12:00 WIB ibu keluar menemui saya dan mengatakan ibu mau divaksin, lalu ibu masuk lagi ke kantor. Kemudian 15 menit kemudian, ibu mengatakan kalau ibu sudah divaksin dan tinggal menunggu nomor antrean, lalu ibu kembali lagi masuk ke dalam," ungkapnya.