"Yang terkait nyawa (potensi penyebaran COVID-19) saja tidak berani ditindak, apalagi kalau melanggar aturan soal lingkungan hidup," tambah Endang.
Endang meminta agar Pemprov dan Kapolda Sultra bertindak tegas terhadap masuknya kapal raksasa itu dengan membawa banyak orang luar, dengan tidak mengindahkan protokol kesehatan standar.
"Saya minta Pemda Bombana, termasuk Satgas COVID-19, memberi penjelasan kenapa orang-orang itu bisa masuk leluasa dengan perlakukan berbeda sedangkan warga lain yang masuk Bombana di beberapa pintu masuk diperketat. Apa istimewanya awak-awak kapal itu. Apa saja yang dibawa kapal itu. Syahbandar kabarnya bahkan tidak menerima dokumen apapun soal ini," pungkasnya.
Reporter: Musdar
Editor: Rani
