"Jangankan mau berobat, kita mau urus surat keterangan sehat saja tidak bisa, alasannya tidak ada dokter. Apa gunanya fasilitas bagus kalau SDM-nya tidak ada," pungkasnya.

Kepala Puskesmas Kabaena Tengah, Husmin juga ikut keluhkan kondisi tersebut. Saat ia ditugaskan di Puskesmas Kabaena Tengah pada 2021 lalu, mendapati puskesmas dalam keadaan tidak ada dokter.

"Untuk surat keterangan sehat atau sakit tidak bisa memang kami keluarkan, karena nakes yang ada hanya perawat, sementara yang mendiagnosa pasien itu harus dokter. Puskesmas Kabaena Tengah tidak ada dokternya," kata Husmin saat dikonfirmasi Telisik.id.

Kekosongan dokter di Puskesmas Kabaena Tengah berkali-kali diusulkan, baik dalam musrenbang maupun disampaikan secara langusung kepada Dinas Kesehatan setempat, sebab pelayanan berdampak pada pasien.

Baca Juga: 24 Kloter Siap Diterbangkan ke Tanah Suci, 300 Jemaah Belum Lunasi Biaya Haji