Sementara itu, Direktur PDAM Muna, Muhamad Nurhayat Fariki mengapresiasi langkah yang dilakukan warga Jompi. Katanya, berdasarkan bincang-bincang terkait penanganan mata air, warga yang mulai melakukan pembersihan, agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna dapat melihat secara langsung kondisi Jompi, sehingga bisa dianggarkan untuk pembenahannya.
"Kita berharap dengan kegiatan warga itu, Pemkab dapat merespon cepat untuk melakukan pembenahan," terangnya.
Persoalan Jompi, menurutnya, jangan dilihat sebelah mata. Harus ada keseriusan Pemkab, sehingga mata air dapat terus terjaga.
"Jompi itu bukan sekedar mata air, tetapi telah menjadi ikon daerah. Jadi peran Pemkab sangat dibutuhkan," pungkasnya. (B)
Reporter: Sunaryo
