Pendemo meminta Polres Konawe dan Polda Sulawesi Tenggara segera melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi pengerjaan proyek rehabilitasi saluran Ameroro.
Baca Juga: Jaga Kekompakan, TNI-Polri di Konawe Utara Apel Bersama
Sementara itu orator lainnya mendesak, segera memeriksa Direktur Utama PT Haka Utama dan PT Agung Beton serta meminta kepada aparat penegak hukum segera memanggil dan memeriksa Kepala BWS Sulawesi Tenggara atas dugaan tindak pidana korupsi proyek rehabilitasi sungai Ameroro dan dicopot dari jabatannya.
“Kami berjanji akan terus melakukan demo hingga adanya tersangka dari dugaan korupsi proyek rehabilitasi saluran irigasi,” ungkap salah satu orator.
Diketahui, jika tuntutan para demonstran tidak disahuti mereka berjanji bakal menggelar demo besar-besaran di kantor BWS Sulawesi Tenggara, serta melaporkan dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek pengerjaan rehabilitasi saluran irigasi yang diduga dikerjakan oleh PT Haka Utama dan PT Agung Beton. (B)
