Warga Lorong Bahagia RT 07 RW 03 Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua, Hamid, mengeluhkan jadwal mengalir air PDAM yang tidak teratur. Beberapa kali mengalir di tengah malam, pada saat orang sedang istirahat, dan lebih sering hanya keluar angin saja.
"Padahal angin menggerakkan kilometer air, tapi air tak kunjung mengalir. Tolong berikan kami kejelasan waktu biar tidak begadang menunggu air mengalir. Kalau pagi jam berapa, kalau siang jam berapa, dan kalau malam jam berapa. Jangan seperti begini tidak kami ketahui sama sekali," tambahnya.
Baca Juga: PDAM Kendari Gratiskan Air Bersih Bagi Korban Banjir 24 Jam
Sementara warga Jalan Wulele RT 20 RW 03 Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua, Aco menegaskan, air PDAM sudah dikeluhkan sejak 3 bulan terakhir, sekalinya mengalir air keruh dan bau.
"Kita mau menggunakan air bersih otomatis harus beli, lumayan menguras kebutuhan belanja yang lain. Jujur ingin membuat sumur bor, tapi air di sini juga kuning karena bekas rawa, sangat tidak memungkinkan," keluhnya.
