Baca Juga: Ketua DPRD Kendari Dituding Bekingi Pasar Mokoau, Anggotanya Meradang
Ia juga mengatakan, meskipun air tidak mengalir, tetap ada iuran yang harus dibayar setiap bulannya.
"Mau mengalir dengan tidak, tetap kami membayar iuran setiap bulan seperti biasanya. Sebenarnya dalam hal ini kami sudah memenuhi kewajiban kami sebagai konsumen, harusnya pihak PDAM memenuhi hak dari kami, yaitu mengalirkan air kepada konsumennya," lanjut Andi.
Warga berharap adanya kompensasi dari pihak PDAM terkait tidak mengalirnya air selama beberapa minggu terakhir.
Sementara itu, petugas PDAM setempat, Anto menjelaskan, kendala yang menyebabkan air tidak mengalir dalam 2 minggu terakhir yakni karena terjadi kerusakan mesin.
