Selanjutnya, ia melanjutkan, jalan yang berada di bibir pantai ini sudah sangat memprihatinkan, apalagi air laut sudah menggenangi jalan yang dapat mengakibatkan kendaraan akan cepat keropos, ditambah lagi akan melumpuhkan perekonomian masyarakat.

Hal yang sama juga diungkapkan pengguna jalan lainnya, Bayu (24) mengatakan, jalan tersebut rusaknya sudah sangat parah.

"Harapan kita bersama semua supir-supir semoga cepat ada perbaikan atau diaspal. Kita sebagi supir len yang melintasi jalan ini sangat berharap agar segara diperbaiki, dikarenakan jalan terlalu berkolam-kolam, penuh lumpur, terus mobil pun kadang tersangkut," ujarnya.

Untuk diketahui, jalan rusak tersebut panjangnya kurang lebih sekitar 2 Kilometer yang terbentang dari jembatan di perbatasan Kabupaten Buton Utara dan Kabupaten Buton hingga ujung pemukiman warga Desa Waoleona, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton.

Jalan rusak tersebut menjadi jalur utama bagi masyarakat Kabupaten Buton Utara yang akan menuju Kabupaten Buton dan Kota Baubau, atau dari Kabupaten Buton dan Kota Baubau menuju Kabupaten Buton Utara. (B)