Anang mengaku bahwa warga telah berulang kali melaporkan kondisi ini kepada pemerintah daerah, namun tanggapan dan tindakan yang diharapkan belum juga terwujud.

“Sudah berapa kali dilaporkan sampai masyarakat demo tutup jalan di sini, tapi cuma dijanji-janji saja belum ada perbaikan,” keluh Anang.

Baca Juga: Pj Bupati Buton Selatan Parinringi Pastikan Harga Sembako Stabil di Pasar Rakyat Bandar Batauga

Kondisi jalan yang dipenuhi lubang dan permukaan yang bergelombang ikut dikeluhkan Firhan, sopir truk yang sering melintasi jalan Puriala. Dia menilai kerusakan jalan ini telah mengganggu mobilitas sehari-hari dan berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakat.

“Kalau saya sebagai sopir sangat disusahkan dengan jalan rusak hampir 30 km, kalau bawa muatan bisa tiga jam lamanya,” ungkap Firhan.