Baca Juga: Jumat Curhat, Wakapolda Sulawesi Tenggara Dorong Keterlibatan Masyarakat Jaga Kamtibmas
Perwakilan warga Lalombaku, Asrikal, juga menyampaikan keresahan mereka terhadap pesta miras dan keributan yang sering terjadi di malam hari, serta meningkatnya kasus pencurian. Kondisi ini membuat warga merasa tidak aman dan berharap kepolisian dapat meningkatkan patroli, terutama pada jam-jam rawan.
Sementra seorang ibu di RT 13, Jumaena, menambahkan keluhan mengenai kenakalan remaja dan pesta miras di kos-kosan sekitar wilayah mereka. Ia juga mencatat bahwa pencurian motor semakin sering terjadi di wilayah RT 13, yang menambah kekhawatiran masyarakat akan keamanan lingkungan mereka.
Sementara itu, perwakilan masyarakat dari Jalan Budi Utomo memberikan apresiasi terhadap keberadaan Polisi RW yang dianggap efektif dalam mengurangi kenakalan remaja. Namun, mereka juga mencatat bahwa transaksi narkoba mulai marak kembali sejak berkurangnya patroli polisi di wilayah mereka. Selain itu, balap liar yang sering terjadi di jalan tersebut juga menjadi salah satu perhatian utama warga.
Menanggapi berbagai keluhan ini, Kasubdit Bintibsos Ditbinmas AKBP Faisal menyampaikan bahwa Ditbinmas akan melaksanakan penyuluhan dan imbauan di sekolah-sekolah dengan sasaran remaja dan anak-anak di wilayah Lalombaku dan Mataiwoi. Selain itu, pihaknya akan menyambangi lingkungan sekitar dan mengadakan razia di kos-kosan untuk meminimalisir peredaran narkoba.
