KENDARI, TELISIK.ID - Maraknya aksi balap liar dan masalah tanah di Desa Kotabangun, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, membuat warga setempat curhat ke Wakapolda Sulawesi Tenggara.

Seorang warga Desa Langgea, Sefo yang berada di sekitar gerbang perbatasan Ranomeeto mengatakan, balapan liar yang dilakukan oleh para pemuda setiap malam Minggu, balapan tersebut pada dini hari sehingga mengganggu tidur dan ketenangan masyarakat sekitar gerbang.

Tak hanya balapan liar yang diadukan masyarakat, masalah sertifikat tanah yang tumpang tindih sehingga saling klaim antar pemilik lahan juga menjadi curhatan warga Kecamatan Ranomeeto.

Baca Juga: Masyarakat Curhat ke Wakapolda Sulawesi Tenggara Soal Narkoba dan Balap Liar

Menanggapi itu Wakapolda Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol Waris Agono mengatakan, beberapa waktu lalu petugas kepolisian dari Polresta Kendari sudah melakukan razia dan menjaring hingga puluhan sepeda motor yang melakukan balapan liar dan menggunakan knalpot borang.