Baca Juga: Sekolah Tergenang Lumpur, Proses Belajar SDN di Kolaka Utara Terhenti
"Ini (disebabkan) dari pemerintahnya dan tata kelola developer perumahan. Debit air dan drainase sudah tidak seimbang, makanya air lewat di jalan. Sepuluh tahun lagi tenggelam kita ini," keluh seorang warga yang hendak antre melewati tumpukan tanah licin di tengah jalan.
Senada, Bertah (52) yang rumahnya juga terdampak banjir dan endapan lumpur mengatakan, peristiwa tersebut disebabkan perbukitan di sekitar daerah itu telah gundul oleh aktifitas pembangunan perumahan.
Tumpukan tanah di tengah jalan yang licin juga menyebabkan banyak terjadi kecelakaan.
Baca Juga: Banjir Lumpur Kembali Landa Rumah Warga Dekat Perumahan A99 Kendari
