"Kami lakukan pembinaan supaya mereka menerima tamu tidak terlalu malam," pungkasnya.
Sementara masalah maraknya pembusuran, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk ikut mengawasi dan menyarankan kepada bengkel-bengkel las, dan bengkel lain untuk tidak menerima pesanan atau membuat busur-busur.
"Jangan membuat busur, karena itu membahayakan. Kalau anda memberi peluang, terus ada yang tertangkap kemudian ternyata anda memproduksi, anda bisa diambil dan ditersangkakan ikut serta," tutupnya. (A-Adv)
Penulis: La Ode Muh Martoton
Editor: Haerani Hambali
