"Trotoar ini bahaya, banyak lubangnya dan cukup besar. Salah langkah bisa  masuk ke dalam got (drainase)," ucapnya sambil mengelus dada, Kamis (14/3/2024).

Kondisi ini semakin diperparah dengan tumbuhnya rerumputan di sekitar trotoar, menambah kesan bahwa area ini membutuhkan perhatian serius.

Pedagang yang berjualan di sekitar trotoar, Mira, juga menyampaikan harapannya agar pemerintah segera mengambil tindakan.

"Saya merasakan dampaknya secara langsung. Ketika hujan turun, air mulai naik ke permukaan dan mengikis badan trotoar, tidak aman untuk dilalui," ujarnya.

Warga berharap agar keluhan mereka mendapat tanggapan serius dan tindakan yang tepat dari pihak berwenang.