Muhamad Ikbal menerangkan, selain persoalan dokumen lingkungan, kondisi lingkungan di sekitaran bangunan rumah sakit sudah sangat memprihatinkan. Terjadi kubangan besar di beberapa titik badan bangunan rumah sakit akibat di penambangan.
Baca juga: 750 Kolam Ikan Air Tawar di Konawe Dicetak
Menurutnya, kubangan-kubangan tersebut dapat membuat bangunan ambruk mengingat lahan tempat bangunan berdiri berada di material pasir.
"Berdasarkan tim survei asal Canada di tahun 1982 menyatakan bahwa di seputaran gunung kalangana (lokasi pembangunan RSUD), dari muara sampai di perbatasan Batauga Dalam itu rawan gempa, mengingat struktur bawah tanah terdapat banyak rongga atau terowongan. Ini menurut survei, bukan saya yang bicara," ucapnya.
Kata dia, hal ini sudah terbukti dengan terjadinya gempa bumi pada tahun 2014 yang membuat sejumlah rumah warga retak akibat guncangan yang tersebut.
