KENDARI, TELISIK.ID - Baru-baru ini sejumlah warga Kota Kendari kedapatan melaksanakan tari lulo di Taman Kolam Retensi, Kecamatan Baruga.

Untuk diketahui, tarian molulo atau lulo (dari Bahasa Tolaki: Molulo) merupakan salah satu jenis kesenian tari tradisional dari daerah Sulawesi Tenggara.

Tarian ini dilakukan oleh pria, wanita, remaja, dan anak-anak yang saling berpegangan tangan, menari mengikuti irama gong sambil membentuk sebuah lingkaran.

Larangan itu disampaikan karena pandemi COVID-19 belum benar-benar berakhir. Kemudian, karena tarian lulo saling berpegangan tangan sehingga rentan terjadi penularan.

"Lulo belum bisa (dilakukan) karena lulo saling bergandengan tangan, tentunya kita belum bolehkan," kata Sekretaris Daerah Kota Kendari, Hj Nahwa Umar, Selasa (28/9/2021).