“Genangan air yang besar dan lubang-lubang dalam membuat kami harus berhati-hati saat melintasi jalan, bahkan sering berhenti dan melewati pinggir jalan untuk menghindari lubang yang tergenang air,” tutur Firda, Jumat (6/12/2024).

Baca Juga: Tim Gegana Brimob Polda Sultra Sisir Ruang Pleno Rekapitulasi Suara Pilgub

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Inang (20), seorang mahasiswa yang setiap hari melintas di Jalan HEA Mokodompit. Inang khawatir jika kondisi ini dibiarkan terus-menerus, potensi kecelakaan akan semakin meningkat.

“Setiap hari hampir ada pengendara yang jatuh, terutama ibu-ibu yang berusaha menghindari lubang yang tertutup genangan air. Kami berharap Pemkot Kendari segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan ini,” harapnya.

Firda, Inang, dan warga setempat berharap Pemkot Kendari segera memperhatikan kondisi jalan ini agar tidak terus menimbulkan masalah bagi keselamatan pengendara dan kenyamanan warga. (B)