“Kalau banjir, saya tidak bisa lewat sini karena airnya tinggi. Padahal, banyak langganan saya di sini setiap hari,” keluhnya, Sabtu (21/12/2024).
Jalan yang terletak di Kelurahan Baruga ini bahkan sering kali menyerupai kolam renang ketika hujan deras.
“Kalau hujan, di sini bisa berenang. Sampah-sampah juga sampai di depan rumah. Lihat saja bekas-bekas sampah ini, masih ada di depan rumah saya,” ujar Nisa, salah satu warga sekitar.
Warga yang tinggal di sekitar Lorong Kos Goro dan para pengguna jalan, terutama pedagang, menjadi pihak yang paling terdampak.
Nisa mengungkapkan, kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari tetapi juga mencemari lingkungan sekitar.
