Pada saat jarak Ateng ke tanah hanya sekitar dua meter lagi, ia kembali mengeluh pusing hingga berpeluk pada batang pohon cengkeh yang dipanjatnya.

Selang dua menit kemudian, pria tersebut kembali menuruni pohon dan berbaring ke tanah dalam posisi telentang.

"Tiba-tiba kejang dan menghembuskan nafas terakhir tepat di bawah pohon," bebernya.

Ilham pun bergegas mengabari kondisi rekannya tersebut ke Bhabinkamtibmas Watuliandu bersama Ketua RW 2 setempat.

Korban yang sudah tidak bernyawa itu kemudian digotong beramai-ramai menggunakan sarung dari kebun menuju jalan raya guna dibawa ke kediamannya.