KENDARI, TELISIK.ID – Pihak Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Haluoleo, Senin (17/3/2025), merespons dugaan penyerobotan lahan warga Kelurahan Rambu-Rambu Jaya, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, oleh TNI AU.

Warga Rambu-Rambu Jaya mengklaim tanah seluas 274 hektare yang disengketakan merupakan tanah leluhur mereka dan bukan milik TNI AU. Warga juga mengaku mempunyai bukti yang kuat terkait kepemilikan tanah.

Namun, Komandan Lanud TNI AU Haluoleo, Kolonel (Pnb) Lilik Eko Susanto, mengatakan bahwa tanah yang diklaim warga sesungguhnya merupakan milik TNI AU berdasarkan catatan sejarah sejak revolusi fisik.

Lilik mengatakan, tanah tersebut merupakan area yang telah digunakan sejak era penjajahan Jepang dan memiliki relevansi dengan penggunaan tanah untuk kepentingan pertahanan negara pasca kemerdekaan.

Baca Juga: Pelabuhan Kendari-Langara Masih Sepi Penumpang