"Tapi, mereka tidak senang ditegur bang, selanjutnya saya dianiaya mereka. Setelah itu, datanglah Usop Suripto bersama Dedek melerai. Kemudian saya disuruh Usop untuk pergi bang setelah saya dipukuli oleh kedua orang itu," ungkapnya.

Setelah itu, Dicki mengaku tidak mengetahui insiden yang lainnya. Tiba-tiba, dia dapat kabar bahwa tangan, kepala dan badan Usop Suripto dibacok pakai pedang oleh David.

"Jadi, saya dapat kabar bahwa David dan Vinson diamankan oleh Polsek Percut Sei Tuan. Tapi akhirnya V sudah dipulangkan oleh Polsek Percut Sei Tuan. Dalam perkara ini, saya meminta agar pihak kepolisian menindaklanjuti laporan saya dengan menangkap si V," tegasnya.

Karena Usop menjadi korban penganiayaan. Dia akhirnya membuat laporan ke Mapolsek Percut Sei Tuan dan kepolisian mengamankan tiga orang, di antaranya V, David dan Wiliam.

Setelah V dilepaskan oleh polisi, selanjutnya V bersama ibunya disebut sebut juga membuat laporan ke Mapolrestabes Medan, karena mengaku dianiaya oleh pihak Usop Suripto.