"Jadi, dalam perkara ini. Ada tiga laporan. Saya harap polisi profesional dalam menangani perkara ini," sambungnya.
Kemudian, Dicki juga mengaku heran. Sebab dalam pemberitaan yang beredar, menyebut dirinya adalah preman.
"Saya bukan preman, saya di sana bekerja menjadi penjaga malam," terangnya.
Dedi, seorang pengacara V dan ibunya ketika ditemui awak media di Mapolda Sumatera Utara enggan berkomentar terkait dengan perkara yang saat ini sedang didampingi.
Pengacara itu terlihat berjalan bersama dengan kliennya, keluar dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara.
