KENDARI, TELISIK.ID - Derita banjir kembali menghantui warga Kota Kendari. Kali ini, peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, setelah sejumlah pintu tanggul Sungai Wanggu jebol, mengakibatkan air meluap dan merendam permukiman warga.

Sebanyak 113 Kepala Keluarga (KK) dengan 402 jiwa terdampak banjir dengan ketinggian air yang bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga mencapai pinggang orang dewasa.

Salah satu warga terdampak, Sudirman (40) menyampaikan kekhawatirannya atas kondisi infrastruktur pengendali banjir yang dinilai sudah lama rusak, namun tak kunjung diperbaiki oleh pihak terkait.

Baca Juga: 234 Siswa SMKN 3 Kendari Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan Selama PKL

“Saya tinggal di Lepo-Lepo sejak 2019, tapi baru kali ini mengalami banjir separah ini. Tanggul di sini memang sudah lama rusak. Ada empat pintu tanggul yang jebol, jadi air dari Sungai Wanggu langsung masuk ke perumahan warga,” ujar Sudirman saat ditemui di lokasi banjir, Selasa (1/7/2025).